IPhone 15 Rilis Berapa Saja Bea Masuk Sertakan Pajaknya

Perusahaan IT asal Amerika Serikat, Apple, seketika merilis produk gadget terkini mereka yaitu iPhone 15 di Indonesia. Apple secara legal sudah merilis produk terbarunya hal yang demikian di Amerika pada 13 September 2023 yang lalu. Tetapi, Apple belum mengumumkan secara legal peluncurannya di Indonesia.

Apple akan merilis iPhone 15 di negara tetangga seperti Thailand dan Singapura pada 22 September serta Vietnam dan Malaysia pada 29 September mendatang. Untuk para iPhone hunter dalam slot server thailand super gacor negeri yang sudah tak tabah dengan peluncuran iPhone 15 bisa membelinya ke negara tetangga yang sudah legal menerima jadwal rilis.

Tetapi, sekiranya membeli iPhone 15 di luar negeri, pembeli mesti membayar bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI). Kecuali itu, pembeli iPhone 15 juga mesti meregistrasi International Mobile Equipment Identity (IMEI).

Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mengatakan setidaknya ada dua bagian yang dikenakan sekiranya membeli iPhone 15 di luar negeri. Pertama ada bea masuk sebesar 10% dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI).

Bea masuk yaitu pungutan legal negara yang dikenakan terhadap barang impor. Meskipun, PDRI yaitu pungutan yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini DJBC Kementerian Keuangan atas komoditi impor. PDRI dihitung terpisah dari penghitungan bea masuk. PDRI sendiri terdiri dari dua bagian, yaitu Pajak Pertambahan Poin (PPN) sebesar 11% dan Pajak Penghasilan (PPh) pasal 22 impor sebesar 10% sekiranya memiliki NPWP dan sebesar 20% sekiranya tak memiliki NPWP.

Gambaran Perhitungan
Berikut yaitu gambaran penghitungan bea masuk dan PDRI pembelian iPhone 15 di luar negeri.

Harga iPhone yang dibeli US$799 dengan asumsi kurs ke rupiah sebesar Rp15.000. Sesudah dikurangi skor pembebasan US$500, maka jumlah pungutan dikenakan untuk US$299.

Poin Pabean (NP) US$299 x Rp15.000 = Rp4.485.000

Bea Masuk (BM) 10% dari NP = Rp448.500

Poin Impor (NI) = NP + BM = Rp4.485.000 + Rp448.500 = Rp4.933.500

PPN = 11% x NI = 11% x Rp4.933.500 = Rp542.685