Member KKB Anan Nawipa Beber Alasan Tembak Danramil Aradide Letda Inf Oktovianus

Anan Nawipa, anggota Kategori Kriminalitas Bersenjata (KKB) mengaku membunuh Danramil 1703-4/Aradide, Letda Oktovianus Sogalrey karena benci dengan TNI/Polri. Anan sendiri telah dicokok Tim Satgas Tenteram Cartenz beberapa waktu lalu.

“Anan Nawipa mengakui kelompoknya lah yang mengerjakan pembunuhan terhadap Danramil 1703-4/Aradide karena mereka betul-betul membenci anggota TNI-Polri,” kata Kaops Tenteram Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Senin, (13/5/2024).

Anan mengerjakan pembunuhan itu bersama 6 rekannya, merupakan Osea Satu Boma, Jemi alias Yegetaka Degei, Yakob Bonai alias Bonai Bon, Yakobus Nawipa, Kleibou Nawipa, dan UKM. Dimana, dia ikut berperan mengambil hand phone milik Lettu Oktovianus.
Peran pelaku KKB Anan Nawipa merupakan mahjong ways pemegang Pintar milik Almarhum Danramil 1703-04 Aradide. Anan Nawipa mengakui selama ini dia merupakan anggota KKB aktif yang senantiasa meniru aksi-aksi yang dilakukan oleh KKB Paniai pimpinan Osea Satu Boma,” jelasnya.

Kecuali kasus pembunuhan, Anan ternyata DPO Polres Nabire atas kasus pencurian motor.

“Ya benar, Anan Nawipa merupakan DPO Polres Nabire atas aksi Curanmor,” ujar Kasatgas Humas Operasi Tenteram Cartenz, AKBP Bayu Suseno.

Atas melanggar hukum pembunuhan itu, Anan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana serta pasal turunan lainnya.

Adalah, Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP Subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP Subsider Pasal 170 ayat Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1, Pasal 56 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1, Pasal 56 KUHP.

“Nyawa berencana ancaman hukumannya maksimal penjara seumur hidup atau sekurang-kurangnya penjara 20 tahun,” ujar Bayu.

Satgas Tenteram Cartenz Tangkap Pelaku Penembakan Danramil Aradide Letda Inf Oktovianus
Satgas Operasi Tenteram Cartenz mengamankan seseorang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan mendiang Danramil 1703-4/Aradide, Letda (Anm.) Oktovianus Sogalrey. Penangkapan itu dilakukan hari ini, Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 10.40 WIT.

Kasatgas Humas Operasi Tenteram Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno menyajikan, identitas pelaku atas nama Anan Nawipa (32) yang merupakan anggota Kategori Kriminalitas Bersenjata (KKB) Papua.

“Yang tertangkap tengah membawa kabur telepon genggam milik korban,” tutur Bayu terhadap wartawan, Sabtu (11/5/2024).

Pelaku merupakan warga Kampung Widimeida, Kabupaten Paniai. Adapun barang bukti yang diamankan antara lain sebuah hand phone dengan nomor kartu SIM milik mendiang Danramil Aradide, Lettu (Anm.) Oktovianus Sogalrey; sebuah parang; satu set kunci L; sebuah buku rekening BRI, dan sebuah ransel samping berwarna biru-hitam.

“Pelaku telah sukses kami amankan dan sedang dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh personil kami bersama Polres Paniai,” kata Bayu.